Selasa, 11 Juni 2013

Kondisi Iklim di Jepang


Iklim Jepang Panduan Cuaca Suhu rata-rata & Grafik mengelusidasi dengan sinar matahari dan Data Curah Hujan & Informasi tentang Kecepatan Angin & Kelembaban:
a.   Berdasar garis lintang dan garis bujur, Jepang terletak di  30° LU sampai dengan 47° LU dan diantara 128° BT - 146° BT
b.    Ketinggian; 5 m (16 kaki).
c.    Suhu rata-rata di Jepang adalah 15,1 ° C (59 ° F).
d.   Kisaran suhu bulanan rata-rata adalah 23 ° C.
e.    Rata-rata terpanas max / suhu tinggi adalah 31 ° C (88 ° F) pada bulan Agustus.
f.     Rata-rata terdengin min  / suhu rendah -1 ° C (30 ° F) pada bulan Januari.
g.    Jepang menerima rata-rata 1562 mm (61,5 in) curah hujan per tahun atau 130 mm (5,1 in) setiap bulan.
h.    Pada keseimbangan terdapat 117 hari setiap tahunnya yang lebih besar dari 0,1 mm (0,004 in) curah hujan (hujan, hujan es, salju atau hujan es) atau 10 hari occurrs pada bulan rata-rata.
i.      Bulan dengan cuaca terkering adalah Januari ketika pada keseimbangan 48 mm (1,9 in) dari hujan, hujan es es, atau salju turun di 6 hari.
j.      Bulan dengan cuaca paling basah adalah pada keseimbangan Oktober ketika 220 mm (8,7 in) hujan, hujan es, hujan es atau salju turun di 12 hari.
k.    Rata-rata kelembaban relatif rata-rata untuk satu tahun dicatat sebagai 71,2% dan secara bulanan itu berkisar dari 60% pada bulan Januari & Februari sampai 80% pada bulan Juli.
l.      Ada berbagai rata-rata jam sinar matahari di Jepang antara 4,4 jam per hari di bulan Oktober dan 6,6 jam per hari di Agustus.

Jepang adalah negara kepulauan  yang panjang dan sempit membentang dari utara ke selatan dan terdiri dari gunung-gunung yang tinggi, hal ini menyebabkan iklim di bagian utara dan selatan jauh berbeda. demikian pula iklim di derah laut Jepang dan daerah Pantai Pasifik memiliki iklim yang berbeda pula.Arus laut yang melalui Negara Jepang dilalui 2 arus laut yaitu arus laut oyasio dan arus laut kurosio

Pada musim panas bertiup angin dari Samudra Pasifik, sedangkan pada musim dingin bertiup angin dari Laut Jepang (dari daratan Asia), sehingga pada musim panas di daerah pantai Samudra Pasifik banyak turun hujan, sedangkan di daerah pantai Laut Jepang banyak turun hujan pada saat musim dingin tiba. Cuaca di daerah Pantai Samudra Pasifik pada musim dingin akan cerah walaupun udara sangat dingin. Sebaliknya cuaca di daerah pantai Lautan Jepang akan gelap dan suhu udara sangat dingin disertai turunnya hujan.

Suhu musim dingin di Hokkaido rata-rata di bawah nol derajat celcius, sedangkan di Kyushu rata-rata nol derajat celcius. Hal ini menyebabkan salju turun di Hokkaido dari awal musim dingin sampai akhir musim dingin yang mengakibatkan salju menjadi sangat tebal sehingga bunga sakura baru bisa berkembang pada awal bulan Mei.  Sedangkan di Kyushu salju tidak turun setiap hari (terkadang) sehingga bunga sakura bisa mulai berkembang kurang lebih pada bulan Maret.

Udara di Tokyo pada musim panas sangat panas, tetapi pada musim semi dan musim gugur cuaca cerah dan udaranya sejuk.

Jepang memiliki 4 macam musim yg di sebut shiki yaitu :
a.    Musim semi adalah musim terbaik yang ada di Jepang. Suhu yang hangat tapi tidak panas, tidak ada terlalu banyak hujan, dan Maret-April membawa bunga sakura yang terkenal adil dan merupakan waktu pesta pora dan festival. Hanya bersiap-siaplah untuk Golden Week (27 April - 6 Mei), hari libur terpanjang tahun, ketika semua orang perjalanan dan semua tempat sudah penuh dipesan.
b.    Musim panas dimulai dengan musim hujan yang suram di bulan Juni dan berubah menjadi mandi uap pada bulan Juli-Agustus, dengan kelembaban ekstrim dan suhu judul setinggi 40 ° C
c.    Musim gugur - Jatuh, mulai bulan September, adalah dekat kedua untuk musim semi. Suhu menjadi lebih ditoleransi, hari yang umum dan warna musim gugur dapat mengesankan seperti bunga sakura.
d.   Musim dingin adalah waktu yang baik untuk pergi ski musim semi atau panas-hopping, tapi karena Jepang belum mengetahui keajaiban pemanas sentral, hal ini sering sedih dalam ruangan dingin.

Di Hokkaido fuyu (musim dingin) sangat dingin, tetapi Haru (musim panas) tidak begitu panas. Di Kyushu bagian selatan dan Okinawa walaupun fuyu tidak begitu dingin dan Tsuyu (musim hujan) kemungkinan di bulan Juni. Pada musim hujan biasanya orang-orang jepang mulai menanam padi yang dituai pada akhir musim gugur. Setelah musim hujan berakhir tibalah musim panas (natsu) yang sangat panas.

Musim semi, bunga mulai berkembang, udara hangat, dan cuaca cerah, dan tibalah musim panas yang sangat panas, musim gugur daun-daun mulai berguguran udara sejuk dan cuaca menjadi agak mendung, tibalah musim dingin, daun-daun mulai menghijau, salju turun apabila suhu udara di bawah nol derajat celcius.

Daerah yang terbanyak turun salju di Jepang yaitu Niigata (daerah dekat pantai Laut Jepang). Di daerah ini setiap tahun sejak bulan November hingga bulan Aprilsalju turun terus menerus hingga mencapai ketebalan 3 – 4 meter.

a.    Iklim Matahari
Secara geografis Jepang letak lintang dan bujur antara 30° LU sampai dengan 47° LU dan diantara 128° BT - 146° BT. Daerah ini berada di antara 23 ½⁰ LU-40⁰ LU maka berdasarkan iklim matahari, Jepang memiliki tipe iklim subropik. Mempunyai ciri amplitude suhu tahunan yang lebih besar daripada iklim tropik dan. Tetapi suhu tertinggi bulanan tidak diimbangi dengan curah hujan yang tinggi seperti pada iklim tropis. Namun pada bagian Jepang utara dalam iklim matahari maka termasuk iklim sedang dengan ciri-ciri salah satunya yaitu terjadi tempat pertemuan antara udara panas dan udara dingin sehingga sering terjadi hujan frontal.

b.    Iklim Junghuhn
Jepang mempunyai ketinggian kurang lebih 5 meter diatas permukaan laut dengan suhu rata-rata diatas 15,5°C. menurut klasifikasi iklim berdasarkan Junghuhn maka daerah ini termasuk Zona Panas.

c.    Iklim Koeppen
Berdasarkan data suhu dan curah hujan Jepang dapat diketahui:
Ø  Suhu bulan terdingin 4°C (39°F), daerah ini termasuk tipe iklim C.
Ø  Curah Hujan pada Bulan Terkering 48mm (1,9nchi). 44mm<60mm p="">
Termasuk iklim Cwa karena memiliki musim dingin dan kering, memiliki iklim subtropis dengan musim panas yang panas lembab tanpa musim kemarau.

d.   Iklim Thornthwaite
Berdasarkan tabel perhitungan ratio P-E dan T-E dapat diketahui:
1.    Indeks P-E = 109,82
Termasuk golongan B yakni daerah lembab dengan keefektifan tanaman berupa hutan.
2.    Indeks T-E = 81,42
Termasuk golongan suhu B = mesothermal.
Menurut Thornthwaite, jepang memiliki tipe iklim BBs termasuk daerah tropis lembab dengan keefektifan tanaman berupa hutan dan defisit curah hujan terjadi pada musim panas.

e.         Iklim Mohr
Klasifikasi iklim menurut Mohr, Jepang termasuk Golongan II yaitu daerah agak basah karena memiliki 1 bulan kering dalam setahun.

Sumber :
http://www.climate-zone.com/climate/japan/ diakses tanggal 2 Februari 2013
Utomo, Dwiyono Hari. 2009. Meteorologi Klimatologi Dalam Studi Geografi. Malang: Universitas Negeri Malang.

Tidak ada komentar: